Google

PKS Success Story : Road To 2009 Headline Animator

Saturday, May 19, 2007

Bagaimana renovasi rumah dengan budget terbatas

Biaya terbatas memang menjadi permasalahan utama kita. Berbeda dengan dulu. Lahan luas rumah pun luas. Hingga rumah 'Mbah dan Eyang' di Jawa pada umumnya memiliki dapur di belakang. Bahkan kamar mandi terpisah sendiri di belakang. Terpisah dari bangunan induk.

Namun rumah modern berbeda. Dengan keterbatasan yang ada para arsitek harus berpikir keras untuk membuat hunian yang nyaman. Alhamdulillah. Pengalaman saya selama ini di rumah tinggal. Hingga konsep hemat dan murah selalu berada di depan.

Apalagi urusannya adalah renovasi rumah. Rumah lama sebisa mungkin dipertahankan. Karena ia sudah merupakan aset yang bila kita buang maka kita harus mengadakannya kembali. Itu berarti dana tambahan.

Namun karena renovasi, akan sulit juga mengira berapa biaya nya. Karena sangat amat bergantung dengan kondisi lapangan, kebutuhan bangunan yang baru serta dana yang ada. Untuk itu survey lapangan adalah hal yang paling penting.

Untuk biaya disain saya biasa menggunakan sistem fee dari nilai bangunan yang akan dikerjakan. Jauh tidak seberapajika dibandingkan dengan manfaat dari perencanaan yang di dapat. Karena di dalam perencanaan ada pengaturan keuangan, bahan-bahan lama yang masih bisa dipakai dan disain itu dengan sendirinya. Inilah yang menjadi hambatan kami para arsitek.Karena arsitek masih dianggap mahal. Padahal justru dengan keterbatasan dana yang ada, di situlah peran besar arsitek untuk mengatur dana agar tetap optimal.

Sementara itu untuk pelaksanaan saya biasa menggunakan sistem cost and fee. Sederhana saja. Saya laporkan seluruh material dan upah tukang yang ada. Lantas saya dapat fee untuk operasional saya dan tim mengelola pekerjaan tersebut.

Memang sepertinya UUD. Ujung-ujung nya duit. Namun dalam keseharian saya justru biasanya berangkat dari kesiapan dana owner. Berapa alokasi dana yang sesungguhnya. 20 juta-kah? Atau sampai 100 hingga 200 juta. Karena dengan ini saya dengan leluasa menakar dan menimbang antara kemampuan owner dan permasalah yang ada.Demikian eramuslim posted by cheri

No comments: