Google

PKS Success Story : Road To 2009 Headline Animator

Tuesday, December 25, 2007

Apresiasi Seni PKS Untuk Ibu

Apresiasi Seni PKS Untuk Ibu

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 100 undangan ini, dimeriahkan oleh berbagai macam kesenian, seperti tarian tradisional Aceh, kesenian perkusi dari barang-barang bekas, tembang-tembang islami dan puncaknya adalah Parade Puisi Cinta Untuk Ibu yang dibacakan secara bergiliran para tokoh nasional.

PK-Sejahtera Online: Dalam rangka memperingati Hari Ibu 21 Desember, Bidang Kewanitaan DPP PKS menggelar Malam Apresiasi Seni Untukmu Ibu di Musium Nasional Jakarta, Ahad (23/12).

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 100 undangan ini, dimeriahkan oleh berbagai macam kesenian, seperti tarian tradisional Aceh, kesenian perkusi dari barang-barang bekas, tembang-tembang islami dan puncaknya adalah Parade Puisi Cinta Untuk Ibu yang dibacakan secara bergiliran para tokoh nasional.

Kesenian Perkusi yang mainkan oleh para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Smart Intelligentsia ini, mendapat respon yang besar dari para tamu yang hadir. Tidak seperti alat perkusi pada umumnya, alat-alat yang digunakan berasal dari barang-barang bekas seperti drum, galon aqua, botol, panci, kaleng biskuit, derigen minyak dan lain-lain. Meski berasal dari barang-barang yang sudah layak guna, para pemain dapat menghadirkan perpaduan bunyi yang harmonis.

Pada kesempatan itu juga dipamerkan lukisan-lukisan yang menorehkan perpaduan keindahan alam dengan kaligrafi Islam. Selain mendapatkan setangkai mawar merah sebagai lambang cinta, para undangan juga memperoleh buku saku yang berisikan puisi-puisi cinta untuk ibu.

Hadir pada acara tersebut, Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua Bidang Kewanitaan DPP PKS Ledia Hanifa, perwakilan Bidang/Badan di DPP PKS, perwakilan dari DPW, DPD dan DPC di DKI Jakarta dan perwakilan pengurus DPW/DPD PKS di Jabodetabek.

Acara ini juga dihadiri oleh para tokoh nasional, seperti : Menteri Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, Ketua Muhammadiyah Din Samsudin, Mantan Cagub DKI Jakarta Adang Daradjatun, Budayawan Taufik Ismail dan Aktris era 80-an Yessi Gusman. (Zalfa)

No comments: