Google

PKS Success Story : Road To 2009 Headline Animator

Wednesday, December 12, 2007

Jusuf Kalla Pilih Ahmad Heryawan Dampingi Danny

Jusuf Kalla Pilih Ahmad Heryawan Dampingi Danny

BANDUNG - Teka-teki siapa bakal calon wakil gubernur yang akan berpasangan dengan Danny Setiawan dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat, 13 April 2008 akhirnya terungkap.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Yusuf Kalla akhirnya memutuskan Ahmad Heryawan (AH), cawagub yang diusulkan dari PKS positif berpasangan dengan Danny Setiawan.

Saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya pukul 04.00 WIB pagi tadi, Ahmad Heryawan membenarkan kabar tersebut. "Insya Allah pagi atau siang nanti (Kamis, 13/07/2007, red), saya dan jajaran pengurus DPW PKS akan bertemu dengan Kang Uu Rukmana (Ketua DPD Golkar Jabar) untuk memantapkan koalisi ini," ungkap Ahmad Heryawan.

Semula ada dua bakal calon yang menguat yakni Ahmad Heryawan sendiri dan Mayjen (TNI) Iwan Ridwan Sulanjana (IS), mantan Pangdam III Siliwangi. Menurut sebuah sumber, Danny sendiri sempat ingin berdampingan dengan IS. Tapi, IS disebut-sebut tidak mengantongi izin dari Cikeas (SBY) dan KSAD. Disamping itu, tentara aktif yang dua tahun lagi akan pensiun ini tidak bisa membawa dukungan sedikitnya dua partai seperti yang disyaratkan DPP Partai Golkar.

Ahmad Heryawan mengaku tadi malam ia dihubungi JK untuk bertemu di Jakarta. Tetapi JK mempercayakan rekan dekatnya untuk menyampaikan keputusan DPP Partai Golkar itu kepada AH. "Dari seorang dekat JK inilah, saya mendapat jaminan akan berpasangan dengan Danny Setiawan", ungkapnya.

Disamping itu, tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu (12/12), Danny secara pribadi mengontak langsung Taufik Ridlo, Ketua DPW PKS Jabar. "Ini bagi kami sinyal yang cukup kuat bahwa kaolisi Golkar-PKS akan terwujud," tuturnya.

Dengan munculnya pasangan Danny Setiawan-Ahmad Heryawan, peta koalisi mulai terbaca publik. Pasangan yang semula muncul adalah Agum Gumelar-Dedi Supardi yang diusung oleh PDIP. Rudi Harsya Tanaya tergeser karena Agum Gumelar disebut-sebut kurang pas dipasangkan dengan Ketua DPD PDIP Jabar tersebut.

Kemungkinan Nukman Abdul Hakim dari PPP yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar dipastikan akan menggalang koalisi dengan partai-partai yang tidak masuk dalam dua kaolisi besar tersebut. Tadi malam, di hotel Aquilla, Bandung juga berlangsung pertemuan sejumlah pengurus parpol yang digagas PPP untuk menjajagi terbentuknya koalisi baru yang akan mengusung Nukman Abdul Hakim-Tayo Tarmadi.

Untuk diketahui, jadwal pengembalian formulir pasangan cagub/cawagub akan berakhir Jumat, 14 Desember 2007. Ketua KPU Jabar, Setia Permana juga memastikan tidak akan mengundurkan jadwal pengembalian formulir karena akan mengganggu tahapan pemilihan gubernur secara langsung pertama di Jawa Barat tersebut.

(Fahrus Zaman Fadhly / Trijaya / uky)

No comments: