Google

PKS Success Story : Road To 2009 Headline Animator

Sunday, December 16, 2007

Nasionalisme Bukan Hanya Milik Pejabat Negara

Nasionalisme Bukan Hanya Milik Pejabat Negara

Mantan Presiden PKS itu menyampaikan bahwa nasionalisme bisa dilakukan oleh siapapun bukan hanya oleh tokoh, pejabat dan orang penting lainnya. Tetapi juga oleh seluruh rakyat

PK-Sejahtera Online: DPD PKS Kab. Banyumas menggelar Dialog Interaktif bersama ketua MPR RI, DR. HM. Hidayat Nurwahid, MA. Dialog tersebut diadakan di Aula RM. Podok Duyung, 28 November lalu.

Agenda yang mengangkat tema ”Revitalisasi nasiionalisme untuk membangun Indonesia yang sejahtera dan bermartabat” ini mendapat respon yang luar biasa dari pengurus DPC, DPRa PKS, simpatisan, tokoh dan masyarakat. Awalnya agenda ini hanya terbatas pada pengurus DPC dan tokoh saja, namun ternyata masyarakat pun ingin mengikutinya. Hasilnya aula RM. Pondok Duyung tidak muat menampung peserta dialog. Lebih dari 500 orang datang malam itu.

Dialog tersebut bertambah menarik karena calon bupati yang diusung PKS bersama PPP dan PD, Drs. Bambang Priyono, M.Hum, yang akrab dipanggil BP, juga hadir dan dipanel dengan seorang ketua lembaga tinggi negara. Dengan dimoderatori ketua DPW PKS Jateng, Arif Awaluddin, S.H. M.Hum, dialog ini semakin hidup. Dalam paparan pertamanya, mantan Presiden PKS itu menyampaikan bahwa nasionalisme bisa dilakukan oleh siapapun bukan hanya oleh tokoh, pejabat dan orang penting lainnya. Tetapi juga oleh seluruh rakyat.

”Bukan hanya oleh pejabat di Jakarta, nasionalisme juga bisa diwujudkan oleh masyarakat Banyumas dan Purwokerto, dengan memilih pemimpin yang baik, yang siap membangun daerah dan mensejahterakan rakyat” ungkapnya kalem.

Sementara itu BP menjelaskan bahwa nasionalisme itu bisa bermakna dua, yakni sebagai ideologi dan sikap. Saat ini nasionalisme akan lebih tepat dinyatakan sebagai sikap. Sikap ini lebih utama, karena belum tentu orang yang berideologi nasionalis lebih nasionalis daripada orang yang berideologi lain.

”Siapapun yang merasa kepentingan Indonesia, Jawa Tengah dan Banyumas diatas kepentingan pribadi dan golongan maka ia adalah nasionalis sejati.” lanjutnya disambut teriakan merdeka.(PKS Banyumas)

No comments: