Google

PKS Success Story : Road To 2009 Headline Animator

Thursday, December 13, 2007

PDIP-PKS Siap Bangun Koalisi Merah-Putih

PDIP-PKS Siap Bangun Koalisi Merah-Putih



Bandung - Setelah gagal membuat Partai Golkar kesengsem, PKS mulai melirik PDIP. Gayung pun bersambut. PDIP membuka peluang dengan PKS untuk membangun koalisi merah-putih.

Ketua DPD PDIP Jabar Rudi Harsa Tanaya saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Jumat (14/12/2007) mengatakan, koalisi antara PDIP dan PKS bukan hal yang mustahil.

"Toh kami sama-sama satu ideologis dan satu pemahaman untuk membangun Jabar lebih baik lagi. Bukan hal mustahil koalisi merah-putih terbangun. Merahnya PDIP dan putihnya PKS," ujar Rudi mantap.

Dia mengaku penjajakan koalisi antara PDIP dan PKS untuk Pilkada 2008 sudah dilakukan. Namun demikian, hal itu tidak berarti koalisi ini akan dikukuhkan dalam waktu dekat. "Kita kan masih punya banyak waktu untuk penjajakan," kata Rudi.

Rudi menilai, sudah selayaknya PDIP membangun koalisi dengan partai lain dalam Pilkada 2008. Sebab dalam pesta demokrasi itu, PDIP akan menghadapi saingan kuat yakni Partai Golkar yang juga siap berkoalisi dengan partai lain.

"Saya dengar dengan Partai Demokrat dan PAN. Kalau begitu PDIP pun harus berkoalisi, minimal jadi dua parpol. Karena sulit jika hanya PDIP," tandasnya.

Rudi tidak menampik bahwa koalisi PDIP dengan PKS akan berdampak bubarnya pasangan cagub dan cawagub yang sudah ditetapkan DPP PDIP. Dalam SK tertanggal 4 Desember lalu, DPP PDIP telah menetapkan pasangan Agum Gumelar dan Rudi Harsa sebagai cagub dan cawagub dalam Pilkada Jabar.

"Kalau saya ditanya sebagai pribadi, saya akan katakan Alhamdulillah saya dipilih sebagai cawagub oleh DPP. Tapi kalau saya sebagai posisi ketua DPD, saya punya tanggung jawab untuk menyukseskan Pilkada nanti," ujar Rudi diplomatis.

Dihubungi secara terpisah, Sekretaris DPW PKS Jabar Yudi Widiana Adia menyatakan, kini parpolnya sedang mempertimbangkan untuk mengusung paket Agum Gumelar-Ahmad Heryawan. "Sudah ada komunikasi dengan PDIP," ungkapnya. ( ern / djo )

No comments: