Google

PKS Success Story : Road To 2009 Headline Animator

Tuesday, December 25, 2007

Persembahan PKS Untuk Perbaikan Negeri

Persembahan PKS Untuk Perbaikan Negeri

“Terimalah persembahan kecil kami untuk perbaikan negeri ini. Mudah-mudahan PWK yang telah digulirkan menjadi bukti cinta kami kepada bangsa dan negeri ini. Bukan cuma kepada perempuan Indonesia, tetapi ini adalah cinta untuk seluruh negeri,” ujar Ketua Bidang Kewanitaan DPP PKS Ledia Hanifa.

PK-Sejahtera Online: Banyak persoalan yang mendera bangsa Indonesia, menggugah kader perempuan PKS untuk melakukan langkah nyata guna perbaikan negeri yang semakin terpuruk.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membentuk Pos Wanita Keadilan (PWK) sejak tahun 2002, sebuah program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang dilakukan oleh struktur kewanitaan PKS. Saat ini telah terbentuk 1016 PWK yang melibatkan lebih kurang 45 ribu perempuan se Indonesia.

“Terimalah persembahan kecil kami untuk perbaikan negeri ini. Mudah-mudahan PWK yang telah digulirkan menjadi bukti cinta kami kepada bangsa dan negeri ini. Bukan cuma kepada perempuan Indonesia, tetapi ini adalah cinta untuk seluruh negeri,” ujar Ketua Bidang Kewanitaan DPP PKS Ledia Hanifa, disela-sela acara Launching Program Nasional PWK yang bertajuk “Ibu Sehat, Keluarga Sehat, Bangsa kuat” di Musium Nasional, Ahad (23/12).

Pada saat yang bersamaan digelar beragam kegiatan di lebih 200 titik PWK di berbagai pelosok tanah air, seperti di Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Maluku dan di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.

Dengan adanya program sosial ini, Ledia berharap perempuan PKS bisa lebih dekat dalam menjalin komunikasi dengan masyarkat. Sehingga peran perempuan PKS dalam memperbaiki kualitas bangsa semakin nyata.

Dalam rangka memaknai hari Ibu 21 Desember, pemegang gelar S2 ini, mengajak masyarakat untuk menumbuhsuburkan kepedulian terhadap kualitas generasi dan bangsa.

“Inilah saatnya bagi kita untuk terus memperhatikan dan menggerakan seluruh komponen bangsa ini untuk mengingat bahwa jika kita mengabaikan persoalan-persoalan in maka kita tidak akan mendapatkan generasi yang mulia dimasa yang akan datang,” pungkasnya. (Zalfa)

No comments: