Google

PKS Success Story : Road To 2009 Headline Animator

Monday, December 17, 2007

PKS Perangi Narkoba

PKS Perangi Narkoba

“Saat ini korban narkoba sudah menjalar kepada generasi yang hidup ditengah-tengah kehidupan keluarga yang harmoni, pejabat publik, para anggota legislatif dan para artis, bahkan yang didaulat sebagai duta narkoba sekalipun”

PK-Sejahtera Online: Batam : Terbongkarnya Batam sebagai wilayah produksi Sabu-sabu level internasional beberapa waktu lalu membuat Bidwan DPD PKS Batam menggelar Diskusi Panel bertajuk “Selamatkan Anak Bangsa dari Napza” yang dibuka oleh istri Walikota Batam, Mariana Dahlan.

Kegiatan yang dilangsungkan di Auditorium Politeknik Batam Ahad (16/12) ini, digelar dalam rangka menyemarakan hari ibu yang jatuh pada 22 Desember mendatang.

Program nasional hari ibu 2007 di lingkungan PKS sendiri secara nasional bertemakan “Ibu Sehat, Anak Sehat, Bangsa Kuat”, terang Ketua Bidwan PKS Batam, Syafniar.

Sebelum tiga pembicara yang terdiri dari kepala unit penanggulangan narkoba RS. Bhayangkara Jakarta, dr. Siti Aisyah Dahlan, Dian Rachmawati, S. Psi, Deputi Pemberdayaan wWanita DPW PKS Kepri dan testimoni mantan pengguna narkoba oleh Julie Aliska dimulai, Ketua Bidwan DPP PKS, Lidia Hanifah memberikan sambutan.

“Ratu” Bidwan DPP PKS ini mengatakan Indonesia adalah pangsa pasar yang luar biasa bagi para produsen, tak terkecuali pangsa pasar narkoba. Yang menyedihkan menurutnya, dahulu narkoba “hanya” menyerang golongan broken home dan kalangan berduit saja, namun sekarang barang haram tersebut sudah menjadi konsumsi umum.

“Saat ini korban narkoba sudah menjalar kepada generasi yang hidup ditengah-tengah kehidupan keluarga yang harmoni, pejabat publik, para anggota legislatif dan para artis, bahkan yang didaulat sebagai duta narkoba sekalipun” terangnya mengingatkan sekitar 300 undangan yang kebanyakan kaum ibu dan perwakilan OSIS ini.

Diakhir taushiyahnya, Lidia menginformasikan bahwa masalah narkoba adalah PR berat yang tidak dapat dipikul oleh PKS saja, namun menjadi tanggung jawab semua elemen.

Dalam presentasinya, baik Siti Aisyah Dahlan maupun Dian Rachmawati menyimpulkan peranan keluarga mempunyai andil besar dalam memutus rantai setan narkoba, yaitu dengan memberikan perhatian dan prilaku kepada anak-anaknya dengan bahasa cinta dan sayang, memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan sering mengontrol kamar anak dapat juga dijadikan sebagai langkah preventif terus menjalarnya bahaya narkoba.

Menurut dr. Siti Aisyah Dahlan, obat lain jika kita konsumsi akan menuju pusat sakit, namun berbeda dengan Napza yang apabila dikonsumsi maka langsung akan menuju otak dan siap untuk merusaknya. Untuk itu say no to drugs. (Ibnu Syakir – Tim Media PKS Batam)

No comments: